Surat Terbuka Warga Paloh untuk Gubernur Kalbar: Mohon Tuntaskan Jalan Utama yang Rusak
![]() |
| Ket. Kondisi ruas jalan Malek–Liku di Desa Nibung serta Jalan Setinggak–Merbau di Desa Sebubus. Foto. (Yetno). |
Dalam suratnya, Yetno menyoroti kondisi ruas Jalan Malek–Liku di Desa Nibung serta Jalan Setinggak–Merbau di Desa Sebubus yang hingga kini masih mengalami kerusakan dan belum selesai dibangun.
Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Kerusakan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Kondisi jalan yang rusak ini tidak hanya berdampak pada keselamatan pengendara, tetapi juga pada perekonomian masyarakat. Distribusi barang dan jasa menjadi terhambat, termasuk akses masyarakat dan wisatawan menuju kawasan wisata Temajuk," tulis Yetno dalam surat terbukanya. Senin (3/7).
Ia berharap Gubernur Kalbar dapat memberikan perhatian serius dengan segera melanjutkan pembangunan ruas jalan tersebut sekaligus memastikan adanya pemeliharaan secara berkala agar kerusakan tidak terus berulang.
Selain surat terbuka, Yetno juga menyertakan dokumentasi foto yang memperlihatkan kondisi jalan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut telah dimulai pada masa kepemimpinan Gubernur Kalbar sebelumnya, Sutarmidji, namun belum dapat diselesaikan karena keterbatasan anggaran.
"Jalan ini awalnya dibangun dari Tanah Hitam hingga Merbau pada era Gubernur Sutarmidji. Karena keterbatasan anggaran, hingga sekarang masih belum tuntas. Semoga Gubernur baru, Ria Norsan, bisa memperjuangkannya," ujar Yetno.
Masyarakat Paloh berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses menuju kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Perbaikan jalan dinilai akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas ekonomi, pelayanan masyarakat, serta pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut. (Yetno/Editor: Red)

Posting Komentar