News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

"Setahun Bangkai Tongkang Tenggelam Ke Mana Arah Ratusan Ban Bernilai Miliaran Rupiah ?"

"Setahun Bangkai Tongkang Tenggelam Ke Mana Arah Ratusan Ban Bernilai Miliaran Rupiah ?"

Ket. 
Kondisi Tongkang yang berhasil didokumentasikan oleh tim di seputaran Pulau Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Foto. (Ist/D74) 
KAYONG UTARA, D74 – Hampir setahun pasca tenggelamnya sebuah tongkang di perairan Pulau Karimata, Kabupaten Kayong Utara, pertanyaan publik belum juga terjawab. Selain bangkai tongkang yang masih berada di laut dengan posisi miring, muncul tanda tanya mengenai keberadaan ratusan ban yang disebut berasal dari muatan tongkang tersebut.

Informasi yang dihimpun Tim Media Detektif74.id menyebut, tongkang yang saat itu ditarik Tugboat KM Karyatama Sriwijaya dalam pelayaran dari Jakarta menuju Pelabuhan Kijing dilaporkan mengangkut pasak bumi beserta sejumlah kendaraan trailer sebelum akhirnya tenggelam di perairan Karimata.

Hingga kini, bangkai tongkang tersebut disebut belum dievakuasi secara menyeluruh. Kondisi itu dikeluhkan nelayan setempat karena dianggap mengganggu aktivitas penangkapan ikan dan jalur pelayaran tradisional di kawasan perairan Karimata.

Di tengah belum adanya proses pengangkatan bangkai tongkang secara menyeluruh, sebagian muatan diketahui sempat diangkat oleh warga melalui aktivitas penyelaman. Barang-barang yang ditemukan kemudian dikumpulkan dari lokasi tongkang. 

Ket. 
Ratusan Ban yang berhasil diangkat dari muatan tongkang yang tenggelam di seputaran Pulau Karimata, Foto. (Ist/D74). 

Namun persoalan tidak berhenti di situ.

Sejumlah informasi yang berkembang di masyarakat menyebut adanya ratusan unit ban yang berhasil diangkat dari dasar laut. Ban-ban tersebut disebut bukan berasal dari pelepasan roda trailer yang tenggelam, melainkan diduga merupakan ban baru yang menjadi bagian dari muatan tongkang.

“Kalau ban trailer yang terpasang pada kendaraan, untuk melepasnya tidak mudah. Butuh peralatan khusus dan kondisi penyelamannya juga berat. Yang ditemukan itu diduga ban baru yang ikut menjadi muatan,” ungkap seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber tersebut mengaku memperoleh informasi bahwa jumlah ban yang berhasil dikumpulkan mencapai ratusan unit sebelum aktivitas penyelaman akhirnya terhenti.

Yang menarik, muncul pula dugaan bahwa sebagian ban hasil pengangkatan tersebut telah diperjualbelikan.

Menurut sumber, ban-ban tersebut diduga dijual kepada seorang pengusaha yang disebut berasal dari Jakarta dan memiliki jaringan usaha di Kabupaten Ketapang. Jika informasi itu benar, nilai transaksi yang terjadi diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah.

Namun hingga saat ini, dugaan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada keterangan resmi yang membenarkan maupun membantah informasi tersebut.

Sementara itu, beredar pula kabar bahwa sejumlah warga sempat diamankan setelah melakukan penyelaman dan mengangkat barang dari lokasi tenggelamnya tongkang.

Namun, Informasi tersebut dibantah oleh pihak Pangkalan TNI AL Ketapang.

“Masyarakat setempat melaksanakan penyelaman dan mengambil barang-barang di sana lalu kita amankan seluruh barangnya, dan menjadi barang bukti di kantor kami sambil menunggu pemiliknya datang. Dan tidak ada penahanan satu orang pun seperti yang dimaksud,” ujar Letnan Ricky dari Penerangan Lanal Ketapang saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. 

Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan.

Jika seluruh barang yang diangkat telah diamankan sebagai barang bukti, berapa jumlah sebenarnya barang yang berhasil diangkat dari dasar laut? Apakah seluruhnya masih tersimpan utuh? Apakah terdapat berita acara inventarisasi? Dan bagaimana status ratusan unit ban yang disebut telah dikumpulkan dari lokasi tenggelamnya kapal?

Tim Media Detektif74.id juga memperoleh informasi mengenai adanya dokumentasi video yang memperlihatkan proses pengamanan barang-barang hasil pengangkatan. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah orang, termasuk individu yang mengenakan seragam, berada di lokasi pengumpulan barang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai jumlah pasti barang yang diamankan, kondisi barang bukti, maupun perkembangan penanganan bangkai tongkang yang masih berada di dasar laut.

Belum diperolehnya keterangan resmi dari pemilik kapal, pemilik muatan, maupun instansi terkait semakin memperkuat kebutuhan akan transparansi dalam kasus ini.

Publik kini menunggu jawaban: kapan bangkai tongkang akan dievakuasi, bagaimana status muatan yang berhasil diangkat, dan ke mana sebenarnya arah ratusan ban yang disebut bernilai miliaran rupiah tersebut?

Tim Media Detektif74.id masih berupaya menghubungi seluruh pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut. Berita ini akan diperbarui seiring perkembangan informasi yang diperoleh tim di lapangan. (Tim/Editor: Redaksi)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar