News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sungai Pawan Kian Keruh, Warga Minta PETI di Kuala Laur Segera Ditertibkan

Sungai Pawan Kian Keruh, Warga Minta PETI di Kuala Laur Segera Ditertibkan

 

Ket. 
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Dusun Kuala Laur, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang. Jumat (29/5). Foto. (SKI/D74) 
KETAPANG, D74 – Warga Dusun Kuala Laur, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, kembali menyuarakan keresahan mereka terkait kondisi Sungai Pawan yang semakin keruh dan berlumpur. Mereka menduga kondisi tersebut dipicu oleh maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di sepanjang aliran sungai.

Bagi masyarakat setempat, Sungai Pawan bukan sekadar bentang alam, melainkan sumber kehidupan yang selama ini digunakan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), serta menjadi sumber penghidupan para nelayan. Namun kini, manfaat sungai tersebut dinilai semakin berkurang akibat menurunnya kualitas air.

"Warga susah mendapatkan air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Air sungai keruh, bahkan ada yang mengeluhkan gatal-gatal setelah digunakan untuk mandi," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Jumat (29/5). 

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah ponton penambangan masih beroperasi di kawasan Sungai Pawan. Warga menyebut jumlah ponton yang beraktivitas bahkan bertambah dibandingkan beberapa waktu lalu.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas PETI yang selama ini menjadi persoalan berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.

Masyarakat juga meminta Pemerintah Desa Penjawaan agar tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata untuk menyikapi aktivitas pertambangan tanpa izin yang diduga telah berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Selain persoalan lingkungan, sejumlah warga turut menyampaikan berbagai informasi terkait dugaan praktik tertentu di balik aktivitas PETI. Namun informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung di lapangan. Mereka menginginkan Sungai Pawan kembali bersih, lingkungan tetap terjaga, dan hak masyarakat untuk menikmati sumber daya alam yang sehat dapat terpenuhi.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kapolsek Sandai, Pemerintah Desa Penjawaan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang masih terus diupayakan guna memperoleh keterangan resmi dan berimbang. (SKI/Penyunting : Redaksi)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar