Kawal Dana MBG, PKN Resmi Bentuk SATGAS Pengawasan Nasional
![]() |
| Ket. Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara (PKN) Patar Sihotang, SH., MH., Foto. (Ist). |
Pembentukan satgas tersebut telah diberitahukan secara resmi kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan Presiden Republik Indonesia. PKN menegaskan, kehadiran SATGAS WASMAS MBG bertujuan memastikan program yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Ketua Umum PKN, Patar Sihotang, SH., MH., mengatakan pengawasan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.
"Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi besar untuk masa depan bangsa. Karena itu, pengawasan publik harus diperkuat agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan terhindar dari berbagai potensi penyimpangan," ujarnya.
Menurut Patar, PKN telah memiliki jaringan pengawasan yang tersebar di lebih dari 250 kabupaten dan kota di Indonesia. Jaringan tersebut akan menjadi kekuatan utama SATGAS WASMAS MBG Nasional dalam melakukan pemantauan, menerima laporan masyarakat, melakukan verifikasi lapangan, serta menyampaikan rekomendasi kepada instansi terkait.
PKN juga berharap Presiden Republik Indonesia dan Kepala Badan Gizi Nasional dapat memberikan dukungan terhadap keberadaan SATGAS WASMAS MBG sebagai mitra pengawasan masyarakat yang independen dan konstruktif.
Dalam pelaksanaannya, SATGAS WASMAS MBG akan mengawasi berbagai aspek program, mulai dari pengadaan bahan pangan, distribusi makanan, kualitas dan keamanan pangan, ketepatan sasaran penerima manfaat, hingga pengelolaan anggaran dan penanganan laporan masyarakat.
Melalui pembentukan satgas ini, PKN mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi, organisasi kemasyarakatan, media massa, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Pengawasan yang kuat akan melahirkan program yang kuat. Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa yang harus dijaga bersama," tegas Patar Sihotang. **(Red/D74)**

Posting Komentar