Cuaca Ekstrem Telan Korban, Guru SD di Sabaka Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Meninggal Dunia Akibat Tersambar Petir
![]() |
| Ket. Suasana dikediaman rumah duka almarhum Ferdinan Tolan, S.TH. (50), Foto. (HMS/D74). |
Korban diketahui bernama Ferdinan Tolan, S.TH. (50), warga Dusun Batu Catur, Desa Sabaka. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban pergi untuk memperbaiki saluran air bersih di wilayah setempat meskipun cuaca sedang hujan dan disertai petir.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, korban diduga sempat berhenti di sekitar pohon durian yang berada tidak jauh dari lokasi perbaikan saluran air tersebut. Namun hingga sore hari korban tak kunjung kembali ke rumah.
Merasa khawatir, keluarga kemudian meminta anak bungsu korban untuk menyusul ke lokasi. Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri di bawah pohon durian.
Korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah oleh pihak keluarga. Pemeriksaan awal yang dilakukan bidan setempat menyatakan korban telah meninggal dunia.
Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka yang diduga akibat sambaran petir, di antaranya bekas luka bakar pada bagian belakang kepala dan luka melepuh di bagian belakang pinggang.
Kapolsek Mempawah Hulu mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan awal, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum maupun autopsi.
Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan direncanakan akan dimakamkan pada Jumat (19/6/2026).
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, terutama menghindari aktivitas di area terbuka maupun berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai petir guna mencegah terjadinya kejadian serupa. (Hms/Editor: Red D74).

Posting Komentar